KOORDINATOR PROYEK “LEARN”

Wilayah kerja: Bogor, Jawa Barat Batas akhir lowongan: 10 Desember 2016 Mulai bekerja: Januari 2017 Jangka waktu kontrak: 1 tahun (berakhir pada 31 Desember 2017) dengan kemungkinan perpanjangan Posisi: Koordinator Proyek Bertanggung jawab kepada: National Program Officer Bekerjasama dengan: Komunitas … Lanjutkan baca

KOORDINATOR PROYEK “BEFRIEND URBAN ASYLUM SEEKERS” YAYASAN JESUIT REFUGEE SERVICE (JRS) INDONESIA

Wilayah kerja: Bogor, Jawa Barat Batas akhir lowongan: 10 Desember 2016 Mulai bekerja: Januari 2017 Jangka waktu kontrak: 1 tahun (berakhir pada 31 Desember 2017) dengan kemungkinan perpanjangan Posisi: Koordinator Proyek Bertanggung jawab kepada: National Program Officer Bekerjasama dengan: Komunitas … Lanjutkan baca

Pengalaman dan Pembelajaran bersama JRS

Selama bergabung di JRS, saya diperkaya dengan pengalaman dan pembelajaran. Berjumpa dengan pengungsi dan pencari suaka menunjukkan pada saya bagaimana sebuah harapan harus tetap diperjuangkan, meskipun dalam situasi sulit. Lanjutkan baca

Buka Pikiran, Bebaskan Potensi

Setiap 20 Juni, kita memperingati Hari Pengungsi Sedunia. Lebih dari 65 juta orang, yakni para ibu, ayah, kakak, adik, dan anak-anak, berusaha menyelamatkan diri setelah terpaksa meninggalkan rumah mereka karena perang, kekerasan, dan ancaman penganiayaan. Lanjutkan baca

Perjalanan Seorang Penyintas dari Irak

Saya lahir di Baghdad, Irak, negara yang amat indah, tempat asal para nabi. Negara saya porak-poranda sejak 2003. Rasanya seperti di neraka. Orang-orang terpecah dalam berbagai kelompok agama dan etnis, berkelahi satu sama lain, bahkan membunuh hanya demi kesenangan duniawi. Lanjutkan baca

Accompaniment – Menyentuh yang Tak Tersentuh

Setelah beberapa hari mengunjungi kamp dan memperhatikan rutinitas kegiatan pengungsi, mata saya tertuju pada sesosok remaja belasan tahun yang duduk sendiri di dalam tenda, sementara teman-temannya telah sibuk beraktivitas. Terdorong oleh rasa penasaran akhirnya saya menghampiri remaja tersebut. “Nama saya Mohammad Hasan,” begitu dia memperkenalkan diri. Lanjutkan baca

Pengalaman Singkat bersama JRS

Saya Gifttra, mahasiswa IT dari President University. Saat ini saya sedang menyusun skripsi dan juga dalam masa pembelajaran bersama komunitas Magis Jakarta, komunitas yang membantu saya untuk lebih mengenal Tuhan. Komunitas ini menawarkan cara yang berbeda dalam mencari Tuhan. Salah satu metodenya adalah dengan program live in, tinggal dan belajar bersama komunitas marjinal. Saya, Risha, Doni, dan Ririn ditempatkan di Jesuit Refugee Service (JRS) di daerah Cisarua, Bogor. Lanjutkan baca

Pendidikan Untuk Masa Depan: Sebuah Harapan Pencari Suaka dan Pengungsi di Cisarua

Bagi pencari suaka dan pengungsi, meninggalkan negara asalnya berarti juga meninggalkan segala kesempatan untuk belajar dan berkembang melalui pendidikan. Bagi pencari suaka dan pengungsi, pendidikan dirasa sangat penting. Selain sebagai hak fundamental, pendidikan menjadi salah satu sumber pengharapan mereka untuk terus belajar meskipun dalam ketidakpastian agar dapat meningkatkan kualitas hidup. Lanjutkan baca

Karena Competence dan Conscience Saja Tidaklah Cukup

Dalam kegiatan public awareness ini, JRS membagi pengalaman mendampingi para pengungsi di Yogyakarta kepada 250 siswa kelas XI SMA Kolese Loyola. Lanjutkan baca

Segar Sehari di Taman Safari

Pada 17 November 2015, hidup terasa kembali normal selama beberapa jam bagi 10 orang pencari suaka dan pengungsi yang menghuni Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Surabaya. Sehari di Taman Safari Prigen, menikmati alam terbuka, mengamati satwa, berinteraksi dengan banyak orang, dan makan di restoran adalah bentuk kemewahan bagi mereka. Lanjutkan baca

Penggalangan Dana JRS di Kotabaru

Pada Sabtu dan Minggu 12-13 September 2015 JRS Indonesia mendapat kesempatan untuk menggalang dana di Paroki St Antonius Padua Kotabaru, Yogyakarta. Lanjutkan baca

Aksi Tulus untuk Solidaritas

“Lho, memangnya ada pengungsi di Manado?” ucap Erlyn Kindangen dengan logat Sulawesi Utaranya yang kental. “Begitulah kira-kira reaksi spontan saya ketika pertama kali mendengar dari JRS soal karya mereka di Manado,” katanya sambil kemudian tertawa renyah Lanjutkan baca