Pendidikan Untuk Masa Depan: Sebuah Harapan Pencari Suaka dan Pengungsi di Cisarua

Bagi pencari suaka dan pengungsi, meninggalkan negara asalnya berarti juga meninggalkan segala kesempatan untuk belajar dan berkembang melalui pendidikan. Bagi pencari suaka dan pengungsi, pendidikan dirasa sangat penting. Selain sebagai hak fundamental, pendidikan menjadi salah satu sumber pengharapan mereka untuk terus belajar meskipun dalam ketidakpastian agar dapat meningkatkan kualitas hidup. Lanjutkan baca

Karena Competence dan Conscience Saja Tidaklah Cukup

Dalam kegiatan public awareness ini, JRS membagi pengalaman mendampingi para pengungsi di Yogyakarta kepada 250 siswa kelas XI SMA Kolese Loyola. Lanjutkan baca

Segar Sehari di Taman Safari

Pada 17 November 2015, hidup terasa kembali normal selama beberapa jam bagi 10 orang pencari suaka dan pengungsi yang menghuni Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Surabaya. Sehari di Taman Safari Prigen, menikmati alam terbuka, mengamati satwa, berinteraksi dengan banyak orang, dan makan di restoran adalah bentuk kemewahan bagi mereka. Lanjutkan baca

Penggalangan Dana JRS di Kotabaru

Pada Sabtu dan Minggu 12-13 September 2015 JRS Indonesia mendapat kesempatan untuk menggalang dana di Paroki St Antonius Padua Kotabaru, Yogyakarta. Lanjutkan baca

Aksi Tulus untuk Solidaritas

“Lho, memangnya ada pengungsi di Manado?” ucap Erlyn Kindangen dengan logat Sulawesi Utaranya yang kental. “Begitulah kira-kira reaksi spontan saya ketika pertama kali mendengar dari JRS soal karya mereka di Manado,” katanya sambil kemudian tertawa renyah Lanjutkan baca

Rindu Syaitara pada Ibunya

Gadis kecil hitam manis bertubuh kurus bernama Syaitara (10) sudah begitu lama menahan rindu, sejak terpisah dari ibunya, Khonsuma dan kedua adiknya, Imam Husen dan Nurul Amin. Lanjutkan baca

Perjalanan untuk Menemukan Harapan

Namaku Keyhan. Aku adalah seorang pengungsi Hazara dari Afganishtan yang sekarang tinggal di Australia. Sebelum sampai di sini, aku berada di Indonesia selama 3 tahun dan sempat tinggal di beberapa tempat yang tak akan pernah kulupakan. Izinkan aku menceritakan kisah hidupku, perjalananku dalam menemukan harapan. Lanjutkan baca

Merayakan Hidup yang Tangguh

Hari Pengungsi Sedunia tahun ini
mengarahkan perhatian pada Saudara-Saudari
kita yang sedang mengalami kehidupan
yang luar biasa (ordinary people living in
extraordinary circumstances), yakni para
pencari suaka, pengungsi di dalam negeri, dan
pengungsi lintas batas negara. Lanjutkan baca

Tak Lagi Disalahpahami

Sesama pengungsi seringkali menawarkan diri sebagai penerjemah sukarela dalam berbagi situasi, entah di rumah detensi imigrasi maupun di tengah komunitas pencari suaka. Berkat bantuan mereka, pencari suaka dan pengungsi menjadi lebih mudah didengarkan dan dipahami. Lanjutkan baca

Empati Dion

Dion adalah salah seorang staf JRS Indonesia yang mendampingi pencari suaka dan pengungsi di Rumah Detensi Imigrasi Manado. Atas kerjasama antara Romo Rheinner Saneba Pr, dan Radio Montini Manado, Dion menuturkan refleksi dan pengalamannya di JRS. Lanjutkan baca

Memilih Untuk Menjadi Berdaya

Perempuan dan anak-anak termasuk dalam kelompok rentan pada berbagai isu konflik dan kepengungsian. Seringkali, mereka menjadi korban yang paling tidak berdaya untuk menghadapi dampak peperangan atau perpindahan secara paksa, akibat hilangnya akses sosial, politik, pendidikan, budaya, maupun ekonomi dalam kehidupan mereka. Lanjutkan baca

Suatu Hari dalam Kehidupan Seorang Sukarelawan JRS

Kami bercerita, kadang-kadang tentang negara asli mereka, kali lain tentang negara asli saya, Inggris. Kadang-kadang kami bercanda, tetapi kali lain saya terdiam ketika orang-orang yang sudah menjadi seperti saudara saya sendiri, bercerita tentang kisah hidupnya dan membuat kesulitan-kesulitan kecil yang saya hadapi menjadi tak ada artinya. Lanjutkan baca