Menemani

Yang paling mendasar dari misi JRS adalah memberikan pelayanan kemanusiaan yang menyeluruh bagi mereka yang terpaksa mengungsi. Segala macam bantuan di dunia tak akan mampu menggantikan kehangatan pertolongan yang dilakukan oleh seorang individu kepada sesama yang lain. JRS menghargai martabat kemanusiaan para pengungsi melalui penemanan yang dijalankannya.

Interaksi dan kerjasama dengan para pengungsi secara langsung dan personal inilah yang saling menguatkan baik para pengungsi maupun personil JRS sendiri. Melalui kehadiran langsung sebagai teman bagi para pengungsi, dan ikut merasakan kenyataan hidup mereka di tenda pengungsian, di wilayah konflik, di rumah-rumah detensi atau di manapun mereka berada, staf JRS menjadi lebih memahami cara terbaik untuk melayani dan membela mereka.

”Menemani berarti menjadi dekat. Kita tidak mendekati pengungsi dengan cara melakukan ini dan itu secara langsung dari awal. Awal mulanya selalu merupakan sebuah relasi, persahabatan dengan orang-orang, menyediakan waktu untuk mendengarkan mereka, mendengarkan apa yang mereka rasakan, apa yang telah mereka alami dan kemana tujuan mereka serta apa yang mereka butuhkan. Itulah sebabnya mengapa kebanyakan pelayanan yang kita berikan merupakan pelayanan psikososial.” Fr Peter Balleis SJ

Menemani berarti hadir sebagai teman. Ini merupakan tindakan yang praktis dan efektif. Tidak jarang, kehadiran sebagai teman menjadi cara memberikan perlindungan.  Kehadiran dapat menjadi sebuah tanda, bahwa seorang yang memiliki kebebasan, memilih secara sadar dan penuh keyakinan untuk menemani mereka yang tidak memiliki kebebasan, yang tidak memiliki pilihan tentang keberadaan mereka di sana. Hal ini, dengan sendirinya merupakan sebuah tanda, sebuah jalan untuk menghadirkan harapan. Kita tidak terkecoh oleh jebakan-jebakan politik dan pembedaan etnis, baik itu di antara para pengungsi sendiri, atau di antara lembaga-lembaga, maupun pemerintah yang menentukan nasib mereka.