Kerangka Kerja Strategis

Dalam kerjasama dengan masyarakat penerima, pejabat yang berwenang, organisasi internasional, LSM lokal dan universitas, JRS Indonesia berupaya membangun budaya solidaritas dan penghormatan terhadap hak para pengungsi di Indonesia.

Tujuan Umum JRS Indonesia 2012-2014

Martabat kemanusiaan Pengungsi Internal, Pengungsi Lintas Batas, dan Pencari Suaka diakui. Mereka merasa dihargai dan dikuatkan melalui penemanan, pelayanan yang efektif-efisien dan akuntabel serta melalui advokasi.

Detensi, Pencari Suaka dan Pengungsi

  • Melanjutkan penemanan pencari suaka dan pengungsi di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim)
  • Menciptakan dan mendorong adanya alternatif bagi penahanan
  • Mengembangkan bantuan hukum bagi pencari suaka
  • Membangun kesadaran tentang pentingnya Penentuan Status sebagai Pengungsi
  • Memperkuat jaringan dengan para pemangku kepentingan
  • Mengembangkan koordinasi yang terbuka di antara para pemangku kepentingan

Pengembangan Perdamaian dan Rekonsiliasi

  • Membangun kesadaran tentang pentingnya rekonsiliasi dan penyembuhan trauma
  • Mendorong program pengembangan perdamaian berdasarkan Pendidikan Menghidupi Nilai

Pengungsi Internal

  • Menemani dan melayani pengungsi internal korban konflik
  • Menjamin agar hak-hak pengungsi internal dihormati
  • Mendukung integrasi sosial, rekonsiliasi ekonomis dan penyembuhan trauma
  • Menjamin validitas hak atas tanah untuk relokasi
  • Merancang standard JRS untuk Tanggap Darurat dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar dan penyembuhan trauma
  • Menyediakan tempat penampungan sementara/rumah tidak tetap jika sangat diperlukan
  • Berbagi informasi untuk memastikan kebutuhan-kebutuhan nyata yang diharapkan terpenuhi
  • Menyelenggarakan pelatihan untuk menguatkan pengungsi internal berdasarkan kapasitas dan keterampilan budaya mereka
  • Membagikan pembelajaran dari program-program JRS